Kamis, 21 April 2016

Mengenal Buah Tin



buah tin

Mengenal Buah Tin


Tin secara ilmiah disebut Ficus carica, biasa disebut ara. Tanaman ini merupakan spesies bunga dalam genus Ficus dari keluarga Moraceae. Moraceae adalah jenis tumbuhan penghasil buah buahan yang dapat dimakan manusia. Konon, tanaman ini berasal Timur Tengah dan Asia Barat. Mulai dikembangkan sejak zaman kuno dan sekarang banyak ditanam di negara beriklim sedang baik untuk buah maupun sebagai tanaman hias.
Nama buah tin sebenarnya diambil dari bahasa arab dan biasa dikenal ara, ada juga yang menamainya anjeer. Sedangkan dalam istilah bahasa inggrisdisebut fig. Buah tin ini banyak mengandung bahan bahan atau zat zat yang sangat berguna untuk kesehatan tubuh manusia. Disamping bisa menurunkan darah tinggi, kanker juga antioksidan bagi tubuh untuk melawan kuman penyakit.
Buah tin mempunyai banyak jenis yang tersebar diseluruh dunia. Untuk mengenali buah tin bisa diketahui dari daun dan buahnya. Sedangkan struktur batang pohon buah tin memiliki karakteristik yang hampir sama. Seluruh bagian pohon buah tin sangat banyak mengandung getah yang berwarna putih seperti susu. Getah ini sangat lengket dan apabila mengenai kulit yang sensitif akan terasa gatal., bahkan apabila tidak segera dicuci akan bisa meninggalkan noda yang susah hilang. Cara efektif untuk mengatasinya adalah dengan membersihkan bagian tubuh yang kena getah dari pohon tin dengan air bersih.

Tin adalah buah buahan yang mengandung zat sejenis alkalin yang mampu menghilangkan keasaman pada tubuh. Zat zat aktif yang terdapat dalam buah tin adalah sejenis zat zat pembersih yang bisa dipakai untuk mengobati luka luar dengan cara melumurinya. Unsur yang terkandung dalam buah tin adalah karbohidrat, protein, dan minyak. Buah tin juga banyak mengandung yodium, kalsium, fosfor, zat besi, magnesium, belerang, chlorin serta asam malic dan nicotinic.
buah tinHasil sebuah penelitian mengatakan bahwa buah tin termasuk buah yang dapat merangsang pembentukan hemoglobin darah sehingga bisa membantu mengatasi penyakit anemia. Di samping itu, buah tin juga mengandung kadar glukosa tinggi. Bahkan, Departemen Pertanian Amerika Serikat mengungkapkan buah Tin mengandung beragam nutrisi mulai dari vitamin A, C, Kalsium, Magnesium hingga potasium. Buah ini juga baik untuk mengendalikan nafsu makan dan membantu usaha penurunan berat badan.

Anda ingin membudidayakan buah tin? Kami sedia bibit buah tin. Ready stock. Siap kirim kirim ke seluruh Indonesia. Hubungi SMS/WA 087838393451. Salam sukses untuk pembudidaya buah tin.    

Rabu, 20 April 2016

Budidaya Buah Tin



Budidaya buah tin menjadi primadona baru pecinta agribisnis di Indonesia. Budidaya buah Tin (Ficus carica) atau disebut juga Ara atau fig adalah salah satu peluang usaha baru yang belum banyak dikembangkan dan dimaksimalkan oleh khalayak petani Indonesia. Itulah sebabnya, masih banyak kesempatan terbuka lebar mengingat pemainnya masih sedikit.
Pohon Tin setelah diujicoba beberapa kali di Indonesia, rupanya bisa dibudidayakan di Indonesia. Sudah banyak pengusaha yang membudidayakan buah tin seperti di daerah Magelang, Jogja, Pati, Bogor, Bandung, Jakarta dan lain sebagainya. Bibit buah tin bisa didapat dari cangkokkan, anakan yang keluar dari fig dewasa maupun dari stek batang.
Kandungan yang terdapat dalam buah tin tak kalah hebatnya dengan buah apel dan jeruk. Disebutkan di suatu penelitian California Figs Nutritional Information, buah tin mengandung serat (dietary fiber) yang sangat tinggi. Setiap 100 gr buah tin kering terkandung 12,2 g serat sedangkan apel hanya mengandung 2 g dan jeruk 1,9 g.

Manfaat Buah Tin Bagi Kesehatan


Mengonsumsi buah tin atau ara secara teratur menurut para pakar kesehatan dapat membantu membersihkan racun di dalam tubuh, mencegah kanker kolon dan penyakit degeneratif lainnya. Disamping itu, buah tin juga mengandung senyawa antioksidan yang dapat mengangkat senyawa karsinogen penyebab kanker.
Fig juga mengandung asam lemak tak jenuh yang dibutuhkan bagi kesehatan. , seperti omega 3 dan omega 6. Buah fig rendah lemak, rendah sodium, rendah kalori dan bebas kolesterol sehingga sangat cocok dikonsumsi para penderita diabetes mellitus. Beragam vitamin dan mineral terkandung dalam buah tin dengan kandungan vitamin A sebanyak 9.76Iu, vitamin C 0,68 mg, 133,0 mg dan zat besi 3,07 mg
Kandungan nutrisi buah Tin atau Ara ini bisa mengurangi kolesterol jahat, menbuatkan jantung dan menormalkan pernafasan bagi penderita sesak nafas. Buah Fig yang sekeluarga dengan beringin ini ada banyak jenis, buahnya bisa warna hitam, kuning, abu abu ataupun hijau. Banyak pilihan dech pokoknya.

Peluang yang terbuka lebar



Sampai saat ini, masih sedikit yang membudidayakan buah tin. Pada hal pangsa pasarnya amat tinggi terutama bagi pemeluk Islam mengingat buah Tin diabadikan dalam kitab suci Qur’an surat At-Tin. Banyak tersirat rahasia dan makna di balik ayat tersebut dan wajar bila banyak pemeluk Islam utamanya yang tertarik memakan dan membudidayakan buah tin.  

bibit buah tin

Kamis, 31 Maret 2016

Budidaya Buah TIN


Pohon tin / ara / figs yang dalam bahasa latinnya Ficus carica ini  berasal dari tanah Arab, kemudian menyebar ke Eropa, Asia, Amerika dan belahan dunia lainnya seperti Australia bahkan hingga ke seluruh daratan bumi kecuali wilayah kutub. Pohon tin memiliki karakter sangat menyukai guyuran matahari. Selain dikarenakan dari berasal dari negeri beriklim subtropis gurun, tanaman ini termasuk tanaman yang bandel atau tahan hidup di belahan bumi tropis seperti Indonesia.

Tabulampot Pohon Tin
Menanam pohon tin sangat mudah dilakukan. Bila dibayangkan, seperti menanam pohon-pohon lainnya. Seperti biasa, selalu ada dua pilihan dalam menanam pohon; di pot atau di tanah. Cara menanam pertama yaitu di pot, ada beberapa aturan yang harus kita perhatikan. Diantaranya adalah:
1. Pemilihan bibit pohon tin
Pilihlah bibit pohon tin yang berkualitas. Hal ini ditandai dengan besaran batang bibit tersebut, bisa dilihat pada fisik tanaman secara kasat mata. Besar batang setidaknya jangan sampai lebih kecil dari batang pensil, yang terbaik adalah  besar batang bibit pohon tin setidaknya minimal dua kali besar batang pensil atau lebih.
Kemudian pastikan kondisi tanaman dalam keadaan prima dan siap dibawa. Perhatikan apakah perakarannya sudah kuat atau belum, sudah banyak atau belum. Lalu bagaimana kondisi batang dan cabang-cabangnya, apakah masih dalam keadaan kencang / kekar dan tidak keriput. Perhatikan pula kondisi tunas-tunas daunnya apakah masih dalam keadaan segar atau tidak, akan lebih bagus lagi jika sudah berdaun banyak dan dalam kondisi segar.
2. Perlakuan awal dan perlakuan lanjutan sesaat dan setelah kita menerima pohon tin
Keberlangsungan hidup pohon tin yang kita terima, sangat ditentukan oleh perlakuan awal kita pada pohon tin tersebut. Tahapan ini mungkin sering diabaikan terutama bagi mereka yang awam akan tanaman. Akibatnya, bibit pohon tin yang kita terima bisa saja mengalami lambat tumbuh, tersiksa, ataupun ekstrimnya mati. Berikut tips-tipsnya:

Perlakuan Awal: Menentukan
– Saat menerima pohon, periksa syarat-syarat bibit yang bagus seperti pada point satu di atas.
– Lanjut dengan periksa kondisi media tanamnya / tanahnya. Ada baiknya sebelum dibawa tanaman sudah disiram pada sehari sebelumnya. Dengan demikian media tidak terlalu basah ataupun tidak terlalu kering saat kita bawa.
– Waktu atau timing pemindahan / pembawaan tanaman juga menentukan kondisi tanaman. Ada baiknya pemindahan tanaman (bila jarak jauh) dilakukan pada waktu yang tidak terlalu panas / terik. Alasannya supaya tingkat stress tanaman saat pemindahan terjadi dapat diminimalisir. Bilapun terpaksa harus dipindahkan pada waktu yang tidak ideal, terlebih dahulu semprotkan ke seluruh tanaman zat pengurang stress tanaman seperti vitamin B1 (terutama bila akan dibawa jarak jauh).
– Bila media tanam pohon tin dikemas dalam kantung polybag, karena sifat ketidakstabilanpolybag dalam menahan media tanam, jaga media tanam agar tidak pecah ataupun berhamburan, mengingat bila media tanam itu tumpah, atau pecah atau merekah, bisa dipastikan akar tanaman akan terganggu dan terancam keberlangsungan hidupnya. Hal ini bisa diatasi dengan mengikat model jaring pada keseluruhan polybag, sehingga baik dari bawah sampai ke atas polybag mengunci sempurna dan ketat media tanamnya.
– Yang tidak kalah penting adalah pada saat mengangkat tanaman, perlakukan tanaman dengan hati-hati. Angkat tanaman pada media polybagnya, jangan sekali-kali mengangkat tanaman pada batangnya (mencengkram ataupun dijinjing). Hindari keretakan dan kerusakan bentuk tanah/media tanam yang dapat merusak akartanaman itu sendir